
Selain Turki, Negara Lain Ini juga Mengganti Nama Negara, Kenapa?
Presiden Recep Tayyip Erdogan berencana mengubah nama resmi negara dari ‘Turkey’ menjadi ‘Turkiye’. Dalam pidatonya, Erdogan mengatakan bahwa kata ‘Turkiye’ mewakili dan mengekspresikan budaya, peradaban, dan nilai-nilai bangsa Turki dengan cara terbaik.
Jauh sebelum Turki banyak negara yang lebih dulu mengubah nama resmi negara mereka. Alasan yang melatarbelakanginya pun beragam. Dikutip dari berbagai sumber, simak ulasannya berikut ini.

- Persia berubah menjadi Iran
Pada tahun 1935, pemerintah Iran merubah nama negaranya dari ‘Persia’ menjadi ‘Iran’. Arti Iran merupakan nama negara dalam bahasa Persia.

- Siam berubah menjadi Thailand
Thailand merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang tidak pernah dijajah oleh bangsa Eropa. Tepat pada tahun 1939, raja resmi mengganti nama ‘Siam’ menjadi ‘Thailand’ sekaligus mengubah sistem negara menjadi monarki konstitusional.
- Kampuchea Demokratis berubah menjadi Kamboja
Kamboja sering berganti nama negara, bahkan sampai beberapa kali. Antara tahun 1953 dan 1970, negara ini mengubah namanya menjadi Kerajaan Kamboja. Kemudian, Republik Khmer hingga 1975.Sekitar tahun 1975 sampai 1979 negara itu disebut sebagai Kampuchea Demokratis. Pada tahun 1989-1993, di bawah otoritas PBB menjadi Negara Kamboja. Setelah pemulihan monarki pada tahun 1993, resmi mengganti nama menjadi Kerajaan Kamboja.

- Burma berubah menjadi Myanmar
Penggantian nama dari ‘Burma’ menjadi ‘Myanmar’ terlaksana pada tahun 1989 atas kehendak dari junta militer. Hal itu terjadi tepat setahun setelah ribuan orang terbunuh dalam penindasan pemberontakan rakyat. Perubahan itu diakui oleh PBB seperti negara Prancis dan Jepang, namun tidak dengan Amerika Serikat dan Inggris.
- Rhodesia berubah menjadi Zimbabwe
Rhodesia merupakan nama kolonial. Sekitar tahun 1953 dan 1963, Rhodesia Selatan bergabung dengan Rhodesia Utara dan Nyasaland dalam Federasi Rhodesia dan Nyasaland. Negara ini mendapatkan pengakuan internasional setelah kemerdekannya pada tahun 1980 sebagai ‘Republik Zimbabwe’ yang sekarang bernama ‘Zimbabwe’.