Penyebab Kuku Mudah Rapuh?

Pastinya senang bukan melihat kuku Anda kuat serta tidak mudah rapuh? Karena kuku yang seperti ini adalah jenis kuku yang sehat. Saat kuku terlihat sehat, sangat menyenangkan karena bisa Anda rawat dengan mudah sehingga terlihat tetap cantik.

Sayangnya, tidak semua orang memiliki kuku yang sehat lho, Scarf Lover. Beberapa diantaranya memiliki kuku yang sangat mudah rapuh atau patah.

image: unsplash

Seperti yang dilansir dari laman healthline, ini dia hal-hal yang menyebabkan kuku mudah rapuh.

Menurut American Osteopathic College of Dermatology (AOCD), kuku rapuh terbagi dalam dua kategori, yakni kuku kering dan rapuh yang disebabkan oleh kelembapan yang terlalu sedikit. Hal ini disebabkan oleh pencucian dan pengeringan kuku yang berulang. Sedangkan kategori yang kedua adalah kuku yang lembut dan rapuh, yang satu ini disebabkan oleh kelembapan yang terlalu banyak, biasanya karena terlalu sering menggunakan deterjen, pembersih rumah tangga dan juga penghapus cat kuku atau kutek.

Penyebab kuku menjadi rapuh:

1. Usia

Seiring bertambahnya usia, tentu terdapat perubahan pada bagian kuku, seringkali menjadi kusam dan rapuh. Jadi meskipun kuku jari kaki biasanya semakin tebal dan keras, kuku sering kali menjadi lebih tipis dan rapuh.

Baca juga  5 Manfaat Minyak Kelapa untuk Membuat Kuku Anda Menjadi Indah

2. Kekurangan zat besi

Kekurangan zat besi juga bisa menyebabkan kuku Anda menjadi rapih. Kekurangan zat besi juga yang menyebabkan rendahnya sel darah merah. Jika berkonsultas ke dokter, nantinya dokter akan mengukur tingkat feritin Anda dan memberikan suplementasi jika ternyata rendah.

3. Hipotiroidisme

Seiring dengan kuku yang rapuh, gejala kadar tiroid yang rendah juga bisa membuat kuku menjadi rapuh. Hal ini juga termasuk rambut rontok, kelelahan, penambahan berat badan, sembelit, dan depresi. Dokter Anda dapat mengobati hipotiroidisme dengan hormon tiroid sintetis levothyroxine, yang dapat dikonsumsi secara oral.

4. Sindrom Raynaud.

Ditandai dengan masalah sirkulasi pada ekstremitas, kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan kuku. Nantinya dokter mungkin meresepkan penghambat saluran kalsium, seperti amlodipine atau nifedipine, atau alternatif lain, seperti losartan, fluoxetine, atau sildenafil.

Namun meskipun memiliki kuku yang rapuh, jangan khawatir. Karena Anda masih bisa mengatasinya dengan cara menggunakan pelembab secara rutin. Cari pelembab yang mengandung lanolin atau asam alfa-hidroksi.  Gunakan pelembab ke daerah dan sela-sela kuku setiap saat, terutama setelah mencuci agar tidak menjadi kering. Selain itu jangan lupa untuk mengenakannya sebelum tidur.

Baca juga  Kosovo, Negara Ramah Muslim Di Eropa Tenggara

Saat mengerjakan pekerjaan rumah tanga seperti mencuci piring, usahakan untuk selalu menggunakan sarung tangan karena dapat melindungi tangan dan kuku Anda dari bahan kimia yang keras, seperti deterjen dan cairan pembersih.

image: pixabay

Hindari kontak yang terlalu lama dengan cuaca dingin dan kering. Jika Anda keluar rumah pada hari yang dingin, pastikan untuk mengenakan sarung tangan.

Jika Anda memutuskan untuk berkonsultasi pada dokter untuk mengatasi kuku Anda yang rapuh, tentu  hal itu sangat bisa lho dilakukan, Scarf Lover. Biasanya nanti dokter akan meresepkan biotin. Menurut AOCD, biotin yang diminum secara oral dapat mencegah kuku pecah dan patah.

Saat Anda telah melakukan berbagai macam pencegahan dan juga perawatan, mohon bersabar ya, Scarf Lover. Karena semua ada prosesnya. Menurut sebuah penelitian tahun 2010, rata-rata kuku orang dewasa tumbuh sekitar 3,47 milimeter (mm) per bulan. Kuku kaki tumbuh jauh lebih lambat, dengan kecepatan 1,62 mm per bulan.

Meskipun jumlah ini bervariasi antar individu, umumnya diperlukan waktu sekitar 6 bulan untuk kuku orang dewasa tumbuh sempurna dan sekitar 12 bulan untuk kuku kaki tumbuh. (AA)

Translate »