
Tiga Macam Mimpi Menurut Rasulullah SAW
Scarf Lover, apakah setiap malam Anda sering bermimpi?
Kita sering mendengar istilah bahwa mimpi adalah sebuah bunga tidur, belum tentu apa yang ada di dalam mimpi, terbukti kebenarannya.

Ustadz Khalid Basalamah pernah menjelaskan mengenai penjelasan sebuah mimpi. Melansir dari salah satu video di laman Youtube, ia menjelaskan terkait tiga macam mimpi menurut Rasulullah SAW seperti yang diriwayatkan oleh seorang sahabat, yakni Auf Ibn Malik.
1. Mimpi yang Buruk
Tentunya ini adalah mimpi yang sangat dihindari setiap orang. Bisa dikatakan bahwa mimpi ini berasal dari setan.
2. Mimpi yang Menggelisahkan
Mimpi ini membuat seseorang yang mengalaminya merasa lelah karena terus merasa terbawa mimpinya meskipun sudah terbangun.
3. Mimpi yang Merupakan Pentunjuk dan Cabang dari Mukjizat Kenabian.
Mimpi semacam ini juga dikenal dengan ruqyah shodiqoh. Ini merupakan mimpi yang benar, karena datangnya dari Allah.
Terdapat hadist lain yang membahas soal mimpi, yakni seperti yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah,
“Mimpi itu ada tiga macam; bisikan hati, ditakuti setan, dan kabar gembira dari Allah.” (HR Bukhari).
Namun bila dilihat, ada persamaan diantara kedua hadist tersebut.
Seperti yang dijelaskan Ustadz Khalid Basalamah, yang pertama adalah bisikan hati. Dimaksudkan sama dengan mimpi yang menggelisahkan. Bisa dicontohkan pada saat seseorang memiliki keinginan akan suatu hal yang terbawa di mimpi hingga saat dirinya terbangun.
Poin yang kedua adalah mimpi yang ditakuti setan, ia mengatakan bahwa ini mirip dengan hadist sebelumnya yakni mimpi yang buruk. Serta yang terakhir adalah kabar gembira dari Allah. Tentunya juga sama dengan yang sebelumnya yaitu sebuah petunjuk atau ruqyah shodiqoh.
Disaat Anda mengalami sebuah mimpi yang buruk, sebaiknya tidak perlu menceritakan mimpi tersebut kepada orang lain apalagi ditakwilkan atau ditafsirkan.
إِذَا رَأَى أَحَدُكُمْ الرُّؤْيَا يَكْرَهُهَا فَلْيَبْصُقْ عَنْ يَسَارِهِ ثَلَاثًا وَلْيَسْتَعِذْ بِاللَّهِ مِنْ الشَّيْطَانِ ثَلَاثًا وَلْيَتَحَوَّلْ عَنْ جَنْبِهِ الَّذِي كَانَ عَلَيْهِ
“Apabila salah seorang kamu bermimpi dengan mimpi yang tidak disenanginya, maka hendaklah ia meludah ke kiri tiga kali, berlindunglah kepada Allah dari gangguan syetan tiga kali…” (HR. Muslim).
Sama halnya dengan bisikan hati atau mimpi yang menggelisahkan, bisa mendapatkannya, jangan pula diceritakan pada orang lain dan meludah sebanyak tiga kali ke sebelah kiri.
Namun sebaliknya, ada yang berbeda jika Anda mendapatkan sebuah mimpi yang menggembirakan. Ana boleh menceritakannya. Karena menurut Imam Malik tidak seluruh mimpi patut diceritakan, hanya mimpi-mimpi baik saja. (AA)