Deteksi Dini Proses Persalinan Caesar Dengan Tes Potensi Caesar 2.0.

Berdasarkan riset dari organisasi kesehatan dunia (WHO), jumlah persalinan caesar terus meningkat secara global dengan jumlah lebih dari 1 di antara 5 (21%) dari semua kelahiran. Tingginya jumlah tindakan persalinan caesar perlu diimbangi dengan pengetahuan mengenai manfaat dan risiko metode tersebut, terutama bagi kesehatan anak.

Dalam webinar yang diselenggarakan oleh Danone Spesialized Nutrition Indonesia pada Rabu, 27 Oktober 2021, yang bertema ‘Rencanakan Persalinan Secara Matang dengan Tes Potensi Caesar’, menjelaskan tentang  risiko metode kelahiran caesar.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi Konsultan Fetomaternal Dr. dr. Rima Irwinda, SPOG(K) memaparkan, “Setiap Ibu yang merencanakan kehamilan maupun mempersiapkan persalinan sebaiknya melakukan deteksi dini apakah memiliki faktor risiko ibu yang dapat menyebabkan kehamilan berisiko tinggi dan memengaruhi kondisi kesehatan ibu, janin, atau keduanya.”

Seorang Ibu juga perlu memiliki pemahaman tentang keuntungan dan risiko dari metode persalinan yang dipilih atau yang harus dijalani. Metode kelahiran juga dapat berpengaruh pada kesehatan si Kecil. Oleh karena itu, persiapan matang dalam
mempersiapkan kelahiran, termasuk dalam menentukan metode kelahiran merupakan hal yang penting dilakukan.

Baca juga  Sering Sakit Saat Menstruasi? Coba Konsumsi Jambu Kristal

Dokter Rima menambahkan, “Salah satu upaya yang sebaiknya dilakukan adalah dengan melakukan tes potensi caesar. Pengecekan potensi melahirkan secara caesar sebaiknya dilakukan secara berkala, terutama saat kehamilan memasuki trimester III. Hal ini dikarenakan ibu dan janin sangat mungkin mengalami perubahan kondisi kesehatan selama masa kehamilan berjalan.”

Metode caesar juga dapat menyebabkan gangguan saluran pencernaan anak, sesuai seperti yang dijelaskan oleh Dokter Spesialis Anak Konsultan Alergi Imunologi dr. Molly D. Oktarina, SpA(K)  “Salah satu risiko metode kelahiran caesar adalah menyebabkan gangguan keseimbangan kolonisasi mikrobiota di saluran pencernaan si Kecil. Padahal kolonosisasi mikrobiota
saluran cerna yang didominasi oleh mikrobiota sehat merupakan aspek penting dalam menjaga daya tahan tubuh si Kecil.

Baca juga  Kolaborasi Brand Fashion ELEMWE dan Hotel GranDhika Iskandarsyah Jakarta Mempersembahkan “Emotion Show”

Danone SN Indonesia melalui Nutriclub meluncurkan Tes Potensi Caesar 2.0. Tools digital untuk memudahkan para orang tua melakukan deteksi dini caesar. Digital Manager Danone Indonesia Ceasyalya Tahara menjelaskan, “Tes Potensi Caesar 2.0  dikembangkan berdasarkan studi literatur dan validasi hasil oleh ahlinya yaitu Dr. dr. Rima Irwinda, SpOG(K). Dengan flow test yang lebih simpel, tes dapat dilakukan dengan praktis dan cepat karena hanya membutuhkan waktu dua menit. Hasil tes
memberikan informasi yang lebih akurat dan komprehensif berupa angka persentase tingkat potensi caesar dengan skala low/med/high risk. ”

(HV)

Translate »